10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr

17 hours ago 12

loading...

JAKARTA - Piala Dunia 2026 menghadirkan banyak bintang baru yang bersinar. Namun, di sisi lain, sejumlah nama besar justru gagal memenuhi ekspektasi meski datang dengan status sebagai pemain kelas dunia dan tumpuan utama negaranya.

Cedera, penurunan performa, hingga kegagalan tampil menentukan di laga-laga krusial membuat beberapa pemain pulang dengan catatan yang jauh dari harapan. Berikut 10 pemain yang dinilai paling mengecewakan sepanjang Piala Dunia 2026 .

1. Bruno Fernandes (Portugal)

 Dari Ronaldo hingga Neymar Jr

Bruno Fernandes datang ke Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil impresif di level klub. Namun, performanya bersama Portugal jauh dari ekspektasi. Ia hanya mencatat satu assist saat Portugal mengalahkan Uzbekistan 5-0 di fase grup. Di luar itu, Bruno tampil inkonsisten dengan banyak umpan yang tidak akurat. Pada babak 16 besar melawan Spanyol, ia benar-benar mati kutu dan gagal menciptakan peluang berbahaya sepanjang 423 menit penampilannya di turnamen.

2. Pedri (Spanyol)

 Dari Ronaldo hingga Neymar Jr

Meski Spanyol akhirnya keluar sebagai juara dunia, Pedri justru menjalani turnamen yang kurang mengesankan secara individu. Gelandang Barcelona itu bermain selama 499 menit tanpa mencetak gol maupun assist. Akurasi umpannya memang mencapai 88 persen, tetapi mayoritas hanya berupa operan horizontal tanpa mampu memberikan kreativitas atau membongkar pertahanan lawan.

3. Cristiano Ronaldo (Portugal)

 Dari Ronaldo hingga Neymar Jr

Piala Dunia keenam Cristiano Ronaldo berakhir dengan performa yang memicu banyak kritik. Ronaldo memang mencetak dua gol saat menghadapi Uzbekistan dan satu gol penalti melawan Kroasia. Namun kontribusinya dinilai minim ketika Portugal menghadapi lawan-lawan kuat. Saat disingkirkan Spanyol 0-1 di babak 16 besar, ia nyaris tidak memberikan ancaman berarti dan gagal melepaskan tembakan tepat sasaran yang berbahaya.

4. Sadio Mané (Senegal)

 Dari Ronaldo hingga Neymar Jr

Kapten Senegal ini tampil jauh di bawah performa terbaiknya. Mané bermain di seluruh empat pertandingan dan hanya mencatat satu assist saat menghadapi Norwegia. Dalam 362 menit bermain, ia kesulitan melewati lawan dalam duel satu lawan satu sehingga serangan Senegal kehilangan daya ledak. Kondisi fisiknya yang mulai menurun juga terlihat jelas saat Senegal kalah dari Belgia di babak 32 besar.

5. Joshua Kimmich (Jerman)

 Dari Ronaldo hingga Neymar Jr

Sebagai kapten tim, Joshua Kimmich kembali gagal membawa Jerman berbicara banyak di turnamen besar. Bermain sebagai bek kanan, ia memang menyumbang dua assist ketika Jerman menghancurkan Curaçao 7-1 dan mencetak penalti saat adu penalti melawan Paraguay. Namun, kegagalan Die Mannschaft tersingkir di babak 32 besar membuat kepemimpinannya kembali dipertanyakan.

6. Christian Pulisic (Amerika Serikat)

 Dari Ronaldo hingga Neymar Jr

Pulisic mengawali turnamen dengan assist saat melawan Paraguay. Namun semuanya berubah setelah ia mengalami cedera betis. Pemain andalan Amerika Serikat itu tetap memaksakan diri bermain, tetapi kehilangan kecepatan dan ketajamannya. Penampilannya jauh dari standar sehingga gagal membantu tuan rumah melangkah lebih jauh.

7. Son Heung-min (Korea Selatan)

 Dari Ronaldo hingga Neymar Jr

Kapten Korea Selatan gagal menjadi pembeda di Piala Dunia keempatnya. Son menyia-nyiakan sejumlah peluang emas saat menghadapi Ceko dan tampil kurang efektif melawan Meksiko. Bahkan pelatih Hong Myung-bo sempat mencadangkannya pada laga kontra Afrika Selatan. Ia menutup turnamen dengan nol gol dan nol assist dalam 171 menit bermain ketika Korea Selatan tersingkir di fase grup.

8. Julián Álvarez (Argentina)

 Dari Ronaldo hingga Neymar Jr

Meski sempat mencetak gol kemenangan saat perempat final melawan Swiss, performa Julián Álvarez secara keseluruhan dinilai belum memuaskan. Dalam empat pertandingan sebagai starter, penyerang Argentina itu kerap terisolasi dan kesulitan menciptakan peluang. Pada final melawan Spanyol, ia benar-benar tidak mampu memberikan dampak sebelum akhirnya ditarik keluar.

9. Darwin Núñez (Uruguay)

 Dari Ronaldo hingga Neymar Jr

Darwin Núñez kembali gagal menjawab ekspektasi sebagai ujung tombak Uruguay. Ia ditarik keluar saat jeda pada laga pembuka melawan Arab Saudi, hanya bermain singkat saat menghadapi Tanjung Verde, lalu gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran ketika Uruguay kalah 0-1 dari Spanyol. Dalam total 155 menit, Núñez tidak mencetak gol maupun assist.

10. Neymar (Brasil)

 Dari Ronaldo hingga Neymar Jr

Cedera kembali menjadi penghalang Neymar di panggung Piala Dunia. Ia absen pada dua laga awal Brasil akibat cedera betis dan hanya tampil selama 39 menit dalam dua pertandingan sebagai pemain pengganti. Satu-satunya gol yang dicetak hanyalah penalti pada menit ke-100 saat Brasil kalah 1-2 dari Norwegia di babak 16 besar. Tak lama setelah turnamen berakhir, Neymar memutuskan pensiun dari tim nasional Brasil, menutup perjalanan Piala Dunianya dengan cara yang jauh dari harapan.

(sto)

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |