loading...
Biaya pernikahan yang terus meningkat—mulai dari sewa venue, katering, busana, hingga dokumentasi—kerap membuat calon pengantin kewalahan. Foto/Istimewa.
JAKARTA - Pernikahan menjadi salah satu momen paling dinanti dalam hidup. Namun, di balik keindahannya, terdapat berbagai persiapan yang tidak sederhana, terutama dari sisi keuangan . Biaya pernikahan yang terus meningkat—mulai dari sewa venue, katering, busana, hingga dokumentasi—kerap membuat calon pengantin kewalahan jika tidak direncanakan dengan matang sejak awal.
Tak sedikit pasangan yang akhirnya harus berutang atau mengorbankan kebutuhan lain demi mewujudkan pesta impian. Karena itu, menabung secara terencana menjadi langkah penting yang tidak boleh diabaikan.
Baca juga: Cara Menabung Digital dengan Aman di Tengah Maraknya Phishing dan Risiko Keamanan Finansial
Dengan strategi keuangan yang tepat, Anda dan pasangan tidak hanya bisa menggelar pernikahan sesuai harapan, tetapi juga tetap memiliki kondisi finansial yang sehat setelahnya. Perencanaan ini juga membantu mengurangi stres selama masa persiapan, sehingga Anda bisa lebih fokus menikmati setiap proses menuju hari bahagia.
5Tips Menabung untuk Pernikahan
1. Tentukan Anggaran Pernikahan Sejak Awal
Langkah pertama adalah menentukan estimasi biaya pernikahan. Diskusikan bersama pasangan mengenai konsep acara, jumlah tamu, hingga prioritas kebutuhan. Dengan memiliki gambaran anggaran, Anda dapat mengetahui target tabungan yang harus dicapai serta waktu yang dibutuhkan.
2. Buat Rekening Khusus Tabungan Pernikahan
Memisahkan tabungan pernikahan dari rekening harian sangat penting agar dana tidak terpakai untuk kebutuhan lain. Rekening khusus juga membantu Anda lebih disiplin dalam menyisihkan uang secara rutin.
3. Terapkan Sistem Menabung Rutin
Konsistensi adalah kunci utama. Tentukan nominal yang ingin ditabung setiap bulan sesuai kemampuan finansial. Anda juga bisa memanfaatkan sistem autodebet agar proses menabung berjalan otomatis tanpa risiko lupa.
4. Kurangi Pengeluaran yang Tidak Prioritas
Selama masa persiapan, cobalah lebih selektif dalam mengatur pengeluaran. Kurangi kebiasaan konsumtif seperti belanja impulsif atau nongkrong berlebihan. Dana yang dihemat dapat langsung dialihkan ke tabungan pernikahan.
5. Cari Sumber Penghasilan Tambahan
Jika memungkinkan, tambahkan pemasukan untuk mempercepat tercapainya target tabungan. Anda bisa mencoba pekerjaan sampingan, bisnis kecil, atau freelance sesuai keahlian. Dengan tambahan penghasilan, Anda tidak perlu sepenuhnya bergantung pada gaji utama.
(nnz)


















































