Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026

15 hours ago 15

loading...

Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026

NEW JERSEY - Kekalahan Argentina dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 ternyata belum menjadi akhir dari masalah bagi La Albiceleste. FIFA dikabarkan telah membuka investigasi terhadap berbagai insiden yang melibatkan tim asuhan Lionel Scaloni sepanjang fase gugur, terutama kericuhan seusai laga final di Stadion MetLife, New Jersey, Minggu (20/7/2026) WIB.

Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol 0-1 lewat gol Ferran Torres pada babak tambahan. Namun, sorotan justru bergeser ke insiden selepas peluit panjang ketika sejumlah pemain Argentina terlibat bentrokan dengan para pemain Spanyol.

Leandro Paredes langsung diganjar kartu merah setelah pertandingan usai akibat terlibat konfrontasi dengan Eric Garcia dan Gavi. Di sisi lain, Nahuel Molina juga terekam kamera diduga melayangkan pukulan ke arah kapten Spanyol, Rodri. Sementara Enzo Fernandez sebelumnya sudah lebih dulu diusir wasit pada menit ke-93 karena menerima kartu kuning kedua.

FIFA Selidiki Dua Insiden Sekaligus

Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026

Tak hanya keributan di final, FIFA juga disebut akan meninjau kembali aksi para pemain Argentina setelah semifinal melawan Inggris. Seusai memastikan tiket ke partai puncak, beberapa pemain La Albiceleste mengibarkan spanduk bertuliskan "Las Malvinas son Argentinas" (Kepulauan Falkland adalah milik Argentina).

Aksi tersebut dinilai berpotensi melanggar Kode Disiplin FIFA yang melarang segala bentuk pesan atau simbol bermuatan politik di dalam pertandingan sepak bola internasional.

Seorang juru bicara FIFA sebelumnya menyatakan bahwa Komite Disiplin independen sedang mempelajari laporan pertandingan serta seluruh keadaan yang berkaitan sebelum memutuskan langkah lanjutan.

Berdasarkan Kode Disiplin FIFA, kartu merah yang diterima Enzo Fernandez dan Leandro Paredes otomatis membuat keduanya menjalani hukuman minimal satu pertandingan pada laga kompetitif Argentina berikutnya.

Namun, bila investigasi menyimpulkan terjadi tindakan kekerasan seperti memukul, menendang, menyikut, meludahi, atau menyerang lawan, sanksinya dapat meningkat menjadi minimal tiga pertandingan atau bahkan lebih lama sesuai tingkat pelanggaran.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |