Bangkit dari Kebangkrutan, Susanti Wijaya Kini Punya 1,2 Juta Followers dan Agency

15 hours ago 15

loading...

Kegagalan bisnis akibat pandemi COVID-19 tidak membuat Susanti Wijaya menyerah. Ia kini justru berhasil mengubah keterpurukan menjadi peluang baru melalui dunia konten digital. Foto/Dok. SindoNews

JAKARTA - Kegagalan bisnis akibat pandemi COVID-19 tidak membuat Susanti Wijaya menyerah. Wanita yang akrab disapa Cici Maksan itu justru berhasil mengubah keterpurukan menjadi peluang baru melalui dunia konten digital . Berawal dari membuat konten di TikTok pada 2020, kini ia dikenal sebagai salah satu kreator ternama dengan lebih dari 1,2 juta pengikut sekaligus pendiri MCN Maksan Agency, agensi resmi TikTok yang membina lebih dari 70 kreator affiliate.

Lahir pada 9 Mei 1983, Susanti memulai perjalanan sebagai kreator konten ketika pandemi memaksa bisnis yang selama ini dijalankannya berhenti beroperasi. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu, ia memilih mencoba peruntungan di TikTok meski saat itu harus mengesampingkan rasa malu dan gengsi karena beralih profesi dari seorang pengusaha menjadi kreator yang rutin melakukan siaran langsung. Baca juga: 7 Tips Konten Review Produk agar Viral dan Dilirik Brand ala Dannisa Utami

"Awalnya memang malu dan gengsi. Dulu saya punya usaha, lalu harus live di TikTok setiap hari. Tetapi ternyata dari situlah peluang baru terbuka," katanya, SEnin (6/7/2026).

Melalui akun TikTok @susanti.wjy, Susanti konsisten menghadirkan konten bertema kehidupan sehari-hari, mulai dari aktivitas sebagai ibu rumah tangga, ulasan berbagai produk, hingga cerita mengenai kecintaannya terhadap hewan peliharaan. Konten yang dekat dengan kehidupan masyarakat tersebut perlahan membangun kedekatan dengan audiens dan mengantarkannya menjadi salah satu Top Creator TikTok di Indonesia.

Salah satu ciri khas Susanti adalah kepeduliannya terhadap hewan, khususnya kucing liar. Ia kerap membagikan aktivitas memberi makan kucing-kucing terlantar serta merawat anjing peliharaan ras Bichon Frise. Persona tersebut menjadi bagian dari identitas yang membuat kontennya mudah dikenali sekaligus memperkuat kedekatan dengan para pengikutnya.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |