loading...
Forum ini mempertemukan lebih dari 40 eksekutif perusahaan, termasuk di antaranya anggota IBCSD, untuk membahas peluang pembiayaan berkelanjutan melalui instrumen pasar modal. Foto/Dok
JAKARTA - Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) berkolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) sukses menyelenggarakan Executive Dialogue on Sustainable Bonds & Sukuk: Driving Impact Through Capital Markets di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Forum ini mempertemukan lebih dari 40 eksekutif perusahaan, termasuk di antaranya anggota IBCSD, untuk membahas peluang pembiayaan berkelanjutan melalui instrumen pasar modal .
Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi pelaku usaha untuk memahami Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) melalui Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk (EBUS) sebagai instrumen sustainable bonds dalam mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon, sekaligus memperkuat daya saing bisnis melalui akses terhadap pendanaan jangka panjang yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.
Dalam sesi pemaparan, BEI menyoroti perkembangan pasar modal Indonesia yang semakin terbuka terhadap instrumen keberlanjutan, sementara PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menjelaskan integrasi aspek ESG dalam penilaian kredit. EY Indonesia turut menggarisbawahi pentingnya laporan keberlanjutan sebagai fondasi kredibilitas perusahaan di mata investor.
Baca Juga: Bergerak Menuju Pembiayaan Berkelanjutan bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Forum ini juga menegaskan bahwa lanskap pembiayaan global tengah mengalami pergeseran signifikan, di mana perusahaan yang siap bertransisi bisa memperoleh akses pendanaan yang lebih terdiversifikasi berdasarkan prinsip-prinsip keberlanjutan, diantaranya: mengintegrasikan ESG dalam strategi inti bisnis, memperkuat laporan keberlanjutan yang kredibel, menyiapkan proyek hijau yang layak didanai (bankable) dan tentu memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pembiayaan.
“Instrumen Green, Social, dan Sustainability (GSS) bonds & sukuk telah menjadi strategi bagi perusahaan untuk mengakses investor yang semakin mengedepankan prinsip keberlanjutan. Penerapan aspek GSS dapat mendorong terciptanya measurable impact sekaligus menjaga stabilitas ekonomi, dimana arah ekonomi global kini terus bergerak menuju pendekatan yang lebih berkelanjutan," ujar Vice Director Listed Companies Development IDX Indonesia, Listyorini Dian Pratiwi.








































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4203050/original/004339100_1666688306-Aplikasi_Whatsapp_Down-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5451323/original/095880900_1766281401-Daftar_Aplikasi_dan_Game_Paling_Banyak_Diunduh_di_Indonesia_01.jpg)








