loading...
Putri Bajrakitiyabha Narendira Debyavati Mahidol, putri sulung sekaligus calon pewaris takhta Raja Thailand Maha Vajiralongkorn, sudah 3 tahun koma. Sekarang kondisinya memburuk. Foto/UNODC
BANGKOK - Kondisi kesehatan Putri Bajrakitiyabha dari Kerajaan Thailand sekarang memburuk akibat infeksi ganda di beberapa organ. Menurut Istana Kerajaan, dokter tidak mampu mengendalikan detak jatung yang tidak teratur dari putri sulung Raja Maha Vajiralongkorn tersebut.
Putri Bajrakitiyabha Narendira Debyavati Mahidol—atau dikenal sebagai Putri Bha (47) dibawa ke rumah sakit pada Desember 2022 setelah pingsan karena kondisi jantung dan infeksi lainnya. Dia kemudian koma sejak saat itu.
Baca Juga: Profil Putri Bajrakitiyabha, Calon Pewaris Takhta Raja Thailand tapi Terjebak Koma 3 Tahun
Menurut pernyataan Istana Kerajaan, yang dikutip Reuters, Kamis (21/5/2026), setelah bertahun-tahun menjalani perawatan, dokter menemukan infeksi perut yang menyebabkan peradangan di ususnya pada bulan April, menyebabkan tekanan darahnya turun dan detak jantungnya menjadi tidak teratur.
Dia telah diberi obat dan alat medis telah dipasang untuk mendukung paru-paru dan ginjalnya, tetapi kesehatannya terus menurun. Istana menambahkan bahwa dokter akan terus memantau kondisinya dengan cermat dan memberikan perawatan lebih lanjut.
Sosok Putri Bha "Sleeping Princess of Thailand"
Selama tiga tahun terakhir, Thailand menyimpan kisah pilu tentang seorang calon pemimpin perempuan pertama yang kini hanya bisa bernapas dengan bantuan mesin. Putri Bha dijuluki media asing sebagai “Sleeping Princess of Thailand" karena koma dan tak kunjung sadar.
Putri Bha lahir pada 7 Desember 1978. Dia adalah putri sulung Raja Maha Vajiralongkorn (Rama X) dari pernikahan pertamanya dengan Putri Soamsawali Kitiyakara, sepupu sekaligus keturunan bangsawan terhormat.
Sejak kecil, Putri Bha hidup dalam gemblengan disiplin keluarga kerajaan. Pendidikan formalnya tak main-main, yakni termasuk Sarjana Hukum dari Universitas Thammasat di Bangkok, gelar PhD dari Cornell University di Amerika Serikat—salah satu kampus Ivy League ternama—, dan Magister Hubungan Internasional juga dari universitas yang sama.
Dengan kemampuan bahasa Inggris yang fasih dan wawasan internasional, Putri Bha menjadi simbol kebanggaan baru bagi rakyat Thailand—modern, cerdas, dan berwibawa, namun tetap menjunjung nilai-nilai Buddhisme dan tradisi monarki.


















































