Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik 9,16 Juta Perjalanan Wisatawan dari Indonesia

7 hours ago 9

loading...

Taiwan memperkuat promosi pariwisata di Indonesia dengan membidik momentum libur akhir tahun dan Tahun Baru. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Taiwan memperkuat promosi pariwisata di Indonesia dengan membidik momentum libur akhir tahun dan Tahun Baru untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asal Indonesia. Strategi tersebut menyasar pasar potensial seiring tingginya mobilitas masyarakat Indonesia ke luar negeri serta meningkatnya minat terhadap wisata ramah Muslim dan pengalaman lokal.

"Taiwan Travel Fair bukan hanya platform untuk mempromosikan produk pariwisata, tetapi juga jembatan penting untuk memperkuat hubungan people-to-people antara Taiwan dan Indonesia," kata Director of Economic Division Taipei Economic and Trade Office in Indonesia Frank Lu seperti dikutip Minggu (16/8/2026).

Baca Juga: Menjelajah Amazon of Java, Wisata Alam Cilacap yang Mulai Dilirik Turis Asing

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perjalanan wisata luar negeri warga Indonesia sepanjang 2025 mencapai 9,16 juta perjalanan. Potensi tersebut mendorong Taiwan memperluas penetrasi pasar dengan menawarkan destinasi yang tidak hanya mengandalkan alam, budaya, dan kuliner, tetapi juga konsep pariwisata berkelanjutan serta pengalaman lokal.

Frank mengatakan Taiwan juga terus memperkuat fasilitas wisata ramah Muslim melalui ketersediaan makanan halal, akomodasi ramah Muslim, ruang salat, dan fasilitas wudu. Upaya tersebut turut mendukung posisi Taiwan dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) 2026 yang diterbitkan Mastercard dan CrescentRating, dengan menempatkan Taiwan di peringkat ketiga dunia untuk kategori destinasi non-Organisasi Kerja Sama Islam (OIC), sejajar dengan Inggris. "Kami berharap wisatawan Indonesia dapat melihat Taiwan sebagai destinasi yang nyaman dan memberikan rasa percaya diri, termasuk bagi wisatawan Muslim," ujar Frank.

Director Taiwan Tourism Information Center in Jakarta Abe Chou mengatakan promosi Taiwan tahun ini diarahkan lebih dekat dengan gaya hidup wisatawan Indonesia, termasuk keluarga dan generasi muda. Selain Taipei, wisatawan diperkenalkan dengan berbagai destinasi seperti Alishan, Sun Moon Lake, kawasan pemandian air panas, pasar malam, serta pengalaman budaya lokal. "Selain mengunjungi objek wisata terkenal, semakin banyak wisatawan Indonesia yang mencari pengalaman perjalanan yang lebih mendalam," kata Abe.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |