Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan

11 hours ago 14

loading...

BMKG melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta melaporkan munculnya Siklon Tropis Maysak di wilayah Laut China Selatan. Foto/SIndoNews

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta melaporkan munculnya Siklon Tropis Maysak di wilayah Laut China Selatan. BMKG pun mengingatkan potensi dampak tidak langsung berupa gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia.

Berdasarkan pantauan terbaru BMKG, pada Jumat (3/7/2026) pukul 07.00 WIB, Siklon Tropis Maysak bergerak ke arah barat laut. Siklon Tropis Maysak tumbuh dari Bibit Siklon 96W dan secara resmi mencapai intensitas siklon tropis pada Jumat dini hari pukul 01.00 WIB.

Saat ini, pusat pusaran angin akibat Siklon Tropis Maysak tersebut terdeteksi berada di Laut China Selatan sebelah selatan China. Dalam keterangan resminya, BMKG memprediksi bahwa intensitas siklon ini masih akan bertahan dalam kategori satu dalam satu hari ke depan.

Baca juga: BMKG Perkirakan Fenomena El Nino Berlangsung 9-12 Bulan

“Kecepatan angin maksimum dalam 24 jam ke depan diprakirakan persisten intensitasnya dalam kategori 1 (satu) dengan pergerakan ke arah barat laut,” tulis BMKG dalam keterangan tertulisnya.

Meskipun pusat siklon berada jauh dari daratan Indonesia, BMKG memperingatkan adanya dampak tidak langsung terhadap kondisi perairan di tanah air. Siklon Tropis Maysak memicu peningkatan gelombang laut yang perlu diwaspadai oleh para pengguna moda transportasi laut dan nelayan.

Lihat video: Gelombang Tinggi hingga 3 Meter, Nelayan Indramayu Enggan Melaut

BMKG memprediksi terjadinya gelombang tinggi dengan kategori Moderate Sea (1.25 hingga 2.5 meter) yang berpotensi terjadi di wilayah Laut Natuna bagian utara. Peringatan dini dampak tidak langsung ini berlaku setidaknya hingga Sabtu, 4 Juli 2026 pukul 07.00 WIB. “Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca dan informasi navigasi pelayaran melalui kanal resmi BMKG,” imbau BMKG.

(cip)

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |