Sistem Prefabrikasi ViroFab Bidik Pasar Vila dan Resor Premium

4 hours ago 3

loading...

ViroFab memperkenalkan sistem bangunan prefabrikasi yang siap diterapkan pada proyek hospitality mewah dan hunian premium di kawasan tropis. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - PT Polymindo Permata melalui ViroFab memperkenalkan sistem bangunan prefabrikasi yang siap diterapkan pada proyek hospitality mewah dan hunian premium di kawasan tropis melalui JIA Curated 2026 di Pantai Pengembak, Sanur, Bali, 13–17 Agustus 2026. Sistem tersebut ditampilkan melalui TenuNYamaN, bangunan utuh yang dirancang sebagai ruang percontohan untuk menunjukkan efisiensi, fleksibilitas desain, dan kualitas konstruksi prefabrikasi.

Executive Vice President PT Polymindo Permata Johan Yang mengatakan kehadiran TenuNYamaN dalam JIA Curated 2026 menandai peralihan ViroFab dari tahap pembuktian konsep menuju sistem yang siap diterapkan pada proyek komersial.

"Setelah membuktikan sistem melalui TenuNYamaN di ARCH, fokus kami kini bukan lagi sekadar menunjukkan bahwa prefabrikasi dapat bekerja. Kami ingin memperlihatkan bahwa ViroFab sudah menjadi solusi yang siap diterapkan untuk proyek luxury hospitality dan premium residential, dengan kepastian kualitas, waktu, dan biaya tanpa mengurangi kebebasan desain arsitektur," ujar Johan dalam keterangan pers, Kamis (13/8/2026).

Baca Juga: Hunian Makin Cerdas, Akses Kawasan Kini Terintegrasi dalam Satu Sistem

TenuNYamaN sebelumnya menjadi proyek percontohan ViroFab dalam ARCH 2026. Berbeda dari anjungan pameran biasa, bangunan tersebut dihadirkan sebagai living showcase yang dapat dimasuki dan dievaluasi langsung oleh pengunjung untuk melihat penerapan sistem prefabrikasi dalam arsitektur premium yang menyatu dengan lingkungan tropis.

Seluruh panel, mulai dari struktur, dinding, hingga elemen anyaman, diproduksi di pabrik sebelum dirakit di lokasi. Dengan metode fabrikasi di luar lokasi atau off-site fabrication, pembangunan TenuNYamaN dapat diselesaikan dalam waktu sedikit lebih dari satu minggu karena sebagian pekerjaan dilakukan secara paralel dalam lingkungan yang lebih terkontrol.

ViroFab dikembangkan untuk menjawab sejumlah tantangan konstruksi konvensional, seperti ketidakpastian waktu akibat cuaca dan logistik, pembengkakan anggaran, serta kualitas pengerjaan yang tidak konsisten. Proses produksi di pabrik ditujukan untuk meningkatkan presisi, menjaga standar mutu, memperkirakan biaya secara lebih akurat, dan mengurangi risiko keterlambatan di lapangan.

Johan mengatakan sistem tersebut tetap memberikan keleluasaan kepada arsitek untuk menyesuaikan desain dengan kebutuhan proyek. Selain fleksibilitas desain, ViroFab dirancang untuk menghadapi kondisi tropis, termasuk panas, kelembapan, curah hujan tinggi, dan lingkungan pesisir, dengan penggunaan material berkinerja tinggi serta kebutuhan perawatan yang lebih rendah.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |