Tak Hanya Tarik 5.000 Tentara, AS Juga Tak Akan Tempatkan Rudal Tomahawk di Jerman

5 hours ago 11

loading...

Setelah menarik 5.000 tentara dari Jerman, Amerika Serikat sekarang tak akan menempatkan rudal jelajah Tomahawk di negara NATO Eropa tersebut. Foto/USMC

BERLIN - Amerika Serikat (AS) tidak akan menempatkan rudal jelajah Tomahawk di Jerman. Sebelumnya, Amerika telah memutuskan untuk menarik 5.000 tentaranya dari negara NATO Eropa tersebut.

Kanselir Friedrich Merz mengonfirmasi bahwa Amerika memang tidak akan menempat rudal jelajah Tomahawk di Jerman untuk saat ini. Namun, dia menepis hal tersebut terkait perseteruannya dengan Presiden Amerika Donald Trump.

Baca Juga: Jerman Sebut Penarikan 5.000 Tentara AS Dapat Diprediksi, NATO Minta Klarifikasi Amerika

“Amerika tidak memiliki [stok rudal Tomahawk yang] cukup untuk diri mereka sendiri saat ini. Secara objektif, hampir tidak ada kemungkinan AS memasok sistem senjata jenis ini,” kata Merz kepada penyiar publik ARD dalam sebuah wawancara.

Rudal jelajah Tomahawk, yang dijanjikan oleh Presiden AS saat itu Joe Biden pada tahun 2024, yang memiliki jangkauan yang mampu mencapai wilayah Rusia, dimaksudkan untuk memperkuat kemampuan pencegahan Jerman sampai Eropa mengembangkan rudal jenis ini sendiri.

Menanggapi aspek pembagian nuklir AS, Merz mengatakan: “Sama sekali tidak ada kompromi. Tidak ada pembatasan pada komitmen AS terhadap pencegahan nuklir di wilayah NATO. Tidak ada keraguan sama sekali tentang hal itu.”

Merz menggambarkan penarikan lebih dari 5.000 tentara AS dari Jerman, yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada hari Jumat, sebagai “bukan hal baru.”

Dia mencatat bahwa ini adalah kontingen yang ditempatkan oleh pendahulu Trump, Biden, secara sementara, dan bahwa penarikan tentara tersebut telah dibahas cukup lama. “Mungkin agak berlebihan, tetapi bukan hal baru,” kata pemimpin Jerman tersebut.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |