loading...
Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hunian ramah lingkungan terus meningkat seiring meningkatnya perhatian terhadap isu perubahan iklim dan kebutuhan energi yang lebih bersih. Foto/Dok
JAKARTA - Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hunian ramah lingkungan terus meningkat seiring meningkatnya perhatian terhadap isu perubahan iklim dan kebutuhan energi yang lebih bersih. Kondisi ini mendorong pengembang kawasan hunian mulai mengadopsi konsep energi hijau sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan .
Topik tersebut menjadi pembahasan dalam ICONTalks Season 4 Episode 4 bertajuk "Membangun Hunian Masa Depan dengan Energi Hijau" yang menghadirkan Direktur PT Menara Santosa, Herman Santosa.
Dalam diskusi, Herman menjelaskan bahwa pengembangan kawasan hunian saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus mampu menghadirkan lingkungan yang berkelanjutan melalui pemanfaatan energi ramah lingkungan. Baca Juga: SmartHome Plus, Solusi Rumah Cerdas Terintegrasi dari PLN Icon Plus
Menurutnya, kebutuhan masyarakat dalam memilih tempat tinggal juga mengalami perubahan. Selain mempertimbangkan lokasi strategis dan fasilitas, calon penghuni kini semakin memperhatikan efisiensi energi, keberlanjutan, serta dukungan terhadap gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
Salah satu implementasi konsep tersebut adalah penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap sebagai sumber energi terbarukan untuk memenuhi kebutuhan listrik di kawasan perumahan.
Pemanfaatan PLTS Atap dinilai mampu mendukung efisiensi energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi berbasis fosil, sehingga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat transisi energi nasional.


















































