Usai Kerahkan Senjata di Orbit, AS Kini Siap Perang di Sekitar Bulan

3 hours ago 4

loading...

Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine menyatakan AS perlu siapkan pasukan untuk hadapi pertempuran di orbit Bumi dan juga di sekitar Bulan. Foto/Eric Kayne/The Stars and Stripes

WASHINGTON - Pasukan Amerika Serikat (AS) perlu bersiap menghadapi pertempuran bukan hanya di orbit Bumi, tetapi juga di sekitar Bulan. Pernyataan ini disampaikan Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine pada Rabu setelah Pentagon, untuk pertama kalinya, mengonfirmasi penempatan senjata di luar angkasa.

Caine mengatakan kepada personel militer dan kalangan industri dalam konferensi Air, Space and Cyber di luar Washington bahwa militer AS harus segera beradaptasi. "Agar siap bertempur, bertahan, dan menang ...dari dasar laut hingga ruang cislunar," ujarnya.

Baca Juga: Pertama Kali Dikonfirmasi, AS Sudah Kerahkan Senjata ke Luar Angkasa

Ruang cislunar merujuk pada wilayah ruang angkasa yang mencakup area antara orbit tinggi Bumi dan sekitar Bulan.

Sementara itu, Letnan Jenderal Gregory Gagnon, kepala Combat Forces Command di Angkatan Antariksa AS atau US Space Force (USSF), mengatakan secara terpisah kepada wartawan bahwa pasukannya tengah mempersiapkan kemampuan untuk bertempur di luar angkasa dan sekitar Bulan.

“Kemanusiaan terus bergerak semakin jauh ke luar angkasa. Tugas Space Force adalah membantu mempersiapkan pertahanan kepentingan AS,” kata Gagnon.

Pengumuman bahwa militer AS bersiap bertempur di wilayah antara orbit tinggi Bumi dan Bulan muncul hanya beberapa hari setelah Sekretaris Angkatan Udara AS Troy Meink mengungkap dalam konferensi yang sama bahwa AS telah menempatkan “senjata pengendali ruang angkasa di orbit”.

Serangkaian pengumuman mengenai persenjataan luar angkasa dari para pejabat militer AS dalam beberapa hari terakhir memunculkan pertanyaan mengenai norma dan kesepahaman internasional yang selama ini menempatkan luar angkasa sebagai wilayah yang digunakan untuk tujuan damai dan tidak dimiliterisasi.

AS Merasa Musuh AS Bisa Jadikan Luar Angkasa Medan Perang

Sejumlah negara, termasuk AS, telah menunjukkan kemampuan untuk menghancurkan satelit di orbit Bumi. Namun, demonstrasi kemampuan tersebut selama ini dilakukan dari darat dengan sasaran satelit milik negara masing-masing.

Menurut Gagnon, komunitas intelijen AS telah memberikan peringatan bahwa negara-negara yang berpotensi menjadi lawan AS berupaya memperluas peperangan ke luar angkasa.

“Komunitas intelijen telah jelas menyampaikan bahwa para calon lawan berupaya memperluas peperangan ke luar angkasa. Karena itu, militer AS harus merespons,” ujarnya.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |