loading...
Program Studi Informatika UWKS menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMK Islam Sunan Kalijaga, Ngunut, Tulungagung, Jawa Timur pada Kamis–Jumat, 17–18 September 2026. Foto/Dok. SindoNews
TULUNGAGUNG - Program Studi Informatika Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ( UWKS ) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMK Islam Sunan Kalijaga, Ngunut, Tulungagung, Jawa Timur pada Kamis–Jumat, 17–18 September 2026. PkM ini sebagai bentuk antipasti perkembangan teknologi digital hingga mengharuskan dunia pendidikan untuk terus beradaptasi.
Kegiatan tersebut diikuti para guru dari SMK Islam Sunan Kalijaga, SMA 1 Rejotangan, MI Mambaul Ulum Buntaran, serta Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadien Sunan Kalijaga. Turut hadir Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadien Sunan Kalijaga, KH Muhson Hamdani. Baca juga: UWKS Masuk Top 35 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Indonesia Versi Edurank
Dalam kegiatan ini, dosen-dosen Informatika UWKS memberikan sejumlah materi yang dekat dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini. Di antaranya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk membuat video pembelajaran, digital marketing, serta pengenalan Open Knowledge Maps untuk mendukung kegiatan riset.
Melalui materi AI, para guru diperkenalkan dengan berbagai cara memanfaatkan teknologi untuk membantu membuat konten pembelajaran yang lebih menarik. Sementara materi digital marketing memberikan wawasan mengenai bagaimana sekolah dan lembaga pendidikan dapat memanfaatkan media digital untuk memperkenalkan program, kegiatan, dan keunggulan lembaga kepada masyarakat.
Para peserta juga mendapatkan pengenalan Open Knowledge Maps, yang dapat membantu peneliti memetakan berbagai literatur dan melihat keterkaitan penelitian dalam suatu bidang.
Pengabdian masyarakat ini tidak hanya berupa kegiatan pelatihan. Dosen-dosen Informatika UWKS juga memberikan kontribusi nyata melalui pembuatan website untuk Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadien Sunan Kalijaga.
Website tersebut diharapkan dapat menjadi media informasi dan publikasi digital pesantren sehingga masyarakat dapat lebih mudah memperoleh informasi mengenai profil, kegiatan, program, dan berbagai aktivitas pendidikan yang diselenggarakan.


















































