loading...
Rudal udara Jaljalah menciptakan koridor berbahaya. Foto/X/@rkmtimes
TEHERAN - Iran sukses menjalani periode evaluasi ulang militer — sebuah proses yang tak terhindarkan setelah setiap kemunduran besar di medan perang. Justru pengalaman yang menyadarkan inilah yang mendorong Republik Islam Iran untuk mempertimbangkan kembali seluruh pendekatannya terhadap pertahanan, daripada hanya meningkatkan jumlah persenjataan yang sudah dikenal.
Salah satu hasil dari penilaian ulang ini adalah ranjau udara Jaljaleh. Sekilas, mungkin tampak seperti perangkat eksperimental lainnya, tetapi sudah ada perasaan yang berkembang bahwa ini bukan upaya sekali saja tetapi konsep baru untuk pertahanan ketinggian sangat rendah.
3 Keunggulan Ranjau Udara Jaljaleh, Salah Satunya Menciptakan Koridor Berbahaya
1. Mencegat dengan Ketinggian 350 Meter
Sistem ini dirancang untuk mencegat target yang terbang pada ketinggian hingga 350 meter: ini termasuk pesawat serang darat yang terbang rendah, helikopter, UAV, dan bahkan amunisi jelajah. Sistem ini dimaksudkan untuk beroperasi dalam jangkauan yang terbukti sangat rentan tidak hanya bagi Iran.
Di bawah 350 meter, sistem pertahanan udara tradisional kehilangan efektivitasnya, memungkinkan musuh untuk melewati jangkauan radar, bermanuver melalui lipatan medan, dan melakukan serangan presisi.
Jaljaleh muncul sebagai cara yang lebih terjangkau dan fleksibel untuk menutup celah ini. Untuk drone yang terbang pada ketinggian 50–150 meter, sistem pertahanan udara mini semacam itu menjadi ancaman nyata. Demikian pula, helikopter yang terpaksa turun untuk mendarat atau melakukan tugas tempur berisiko memasuki zona jangkauan ranjau.
2. Menciptakan Koridor Udara yang Berbahaya
Bagi Iran — negara yang wilayahnya meliputi hamparan gurun dan semi-gurun yang luas — pendekatan ini sangat praktis. Ranjau ini dapat ditempatkan di daerah-daerah di mana penempatan baterai skala penuh sulit, berbahaya, atau secara ekonomi tidak dapat dibenarkan.






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1233197/original/051827400_1463211299-WhatsApp_Web_kirim_dokumen.jpg)











