loading...
Daftar gaji pembalap MotoGP musim 2026 menunjukkan kesenjangan pendapatan yang masih lebar antara bintang utama dan pembalap papan bawah. Nama-nama besar tetap mendominasi daftar penghasilan tertinggi, sementara rookie dan tim satelit berada di level yang jauh lebih rendah.
Di posisi teratas, Marc Marquez menjadi pembalap dengan bayaran paling tinggi. Rider Ducati itu mengantongi sekitar 10,4 juta poundsterling per musim atau sekitar Rp208 miliar. Angka tersebut menegaskan statusnya sebagai ikon utama di grid setelah tampil dominan dalam beberapa musim terakhir.
Baca Juga: MotoGP Finalisasi Aturan Gaji Pembalap Minimal Rp9,9 Miliar per Musim
Tak jauh di bawahnya, Fabio Quartararo menerima sekitar 10 juta poundsterling bersama Yamaha. Sementara rekan sesama elite seperti Francesco Bagnaia masih berada di kisaran 6 juta poundsterling, menempatkannya di jajaran pembalap dengan bayaran tertinggi.
Di kelompok menengah, sejumlah nama seperti Marco Bezzecchi (sekitar 3 juta poundsterling), Jorge Martin (3,5 juta poundsterling), hingga Johann Zarco juga menikmati kontrak besar. Mereka menjadi tulang punggung tim masing-masing dengan peran penting dalam perebutan podium.
Namun, perbedaan mencolok terlihat di lapisan bawah. Pembalap seperti Fermin Aldeguer dan Raul Fernandez hanya menerima sekitar 250 ribu poundsterling per musim. Bahkan beberapa rookie seperti Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu belum memiliki angka gaji yang dipublikasikan secara resmi.
Kondisi ini memperlihatkan ketimpangan yang masih menjadi isu lama di MotoGP. Dengan adanya rencana penerapan gaji minimum di masa depan, disparitas diperkirakan akan mulai ditekan, sekaligus menciptakan struktur finansial yang lebih seimbang bagi seluruh pembalap.
(1) Marc Marquez – £10,4 juta ≈ Rp208 miliar
(2) Fabio Quartararo – £10 juta ≈ Rp200 miliar







































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1233197/original/051827400_1463211299-WhatsApp_Web_kirim_dokumen.jpg)










