Amalan Sunnah 1 Muharram: Puasa, Sedekah, Tobat hingga Silaturahim

9 hours ago 11

loading...

Di Tahun Baru Islam ini, ada amalan sunnah 1 Muharram yang memiliki banyak keutamaan dan pahala, salah satunya berpuasa di 1 Muharram. Foto ilustrasi/ist

Tanggal 1 Muharram 1448 hijriah bertepatan dengan 16 Juni 2026. Dalam kalender Hijriyah , pergantian hari dihitung sejak terbenamnya matahari pada waktu Maghrib (pada tanggal 15 Juni 2026).

Di Tahun Baru Islam ini, ada amalan sunnah 1 Muharram yang memiliki banyak keutamaan dan pahala. Muharram merupakan satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah (Asyhurul Hurum).

Saking mulianya bulan Muharram disebut sebagai Syahrullah (bulan Allah). Salah satu amalan sunnah paling utama dan dianjurkan adalah berpuasa. Rasulullah ﷺ bersabda:

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعدَ الفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

Artinya: "Puasa yang paling utama setelah Ramadan ialah puasa di bulan Allah, Muharram. Dan salat yang paling utama setelah salat fardhu adalah salat malam." (HR Muslim)

Baca juga: Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya

5 Amalan Sunnah 1 Muharram:

1. Puasa Sunnah

Puasa merupakan amalan yang sangat dianjurkan pada 1 Muharram. Rasulullah menganjurkan umatnya untuk menghidupkan puasa di bulan-bulan haram termasuk Muharram.

Diriwayatkan dari Al-Bahili: "Aku mendatangi Rasulullah lalu berkata: "Wahai Rasulullah, Aku adalah lelaki yang pernah mendatangimu pada tahun pertama?" Rasulullah bersabda: "Dulu aku tidak melihat tubuhmu lemah?" Al-Bahili menjawab: "Wahai Rasulullah, Aku tidak mengonsumsi makanan di siang hari, aku tidak memakannya kecuali di waktu malam." Rasulullah bersabda: "Siapa yang menyuruhmu menyiksa dirimu?" Aku menjawab: "Wahai Rasulullah, sungguh Aku mampu berpuasa (terus-menerus)." Rasulullah bersabda: "Puasalah di bulan Ramadan dan tiga hari setelahnya, dan puasalah pada bulan-bulan mulia (bulan haram)." (HR Abu Dawud, Ibnu Majah)

2. Berdoa Menyambut Bulan Muharram

Amalan berikutnya adalah berdoa dan berzikir menyambut bulan Muharram yang merupakan bulan pertama dalam kalender Islam. Dari Qatadah bahwa Nabi Muhammad ﷺ apabila melihat hilal (bulan baru), beliau berdoa: "Semoga bulan ini membawa kebaikan dan petunjuk. Semoga bulan ini membawa kebaikan dan petunjuk. Semoga bulan ini membawa kebaikan dan petunjuk. Aku beriman kepada Allah yang telah menciptakanmu." (Dibaca sebanyak tiga kali), kemudian berkata: "Segala puji bagi Allah yang telah membawa pergi bulan ini, dan datang dengan bulan ini." (HR Abu Dawud)

Atau bisa membaca doa yang diajarkan Rasululah berikut:

اَللهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَاْلإِيْمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَاْلإِسْلاَمِ رَبِّيْ وَرَبُّكَ اللهُ

Allahumma Ahillahu 'alainaa bil Yumni wal iimaani was Salaamati wal Islaami Robbi wa Rabbukallah.

Artinya: "Ya Allah, perlihatlah bulan ini kepada kami dengan kebahagiaan, keimanan, keselamatan dan keislaman. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah." (HR ad-Darimi, at-Tirmidzi)

Selain itu memperbanyak bacaan dzikir Tasbih, Tahmid, Tahlil, Takbir sebagai bentuk rasa syukur. Atau membaca Al-Qur'an pada malam 1 Muharram dan pagi harinya.

3. Bertobat dan Muhasabah

1 Muharram juga hendaknya dijadikan sebagai momentum untuk bertobat dan muhasabah. Dalam riwayat disebutkan bahwa Allah menerima taubat Nabi Adam 'alaihissalam pada bulan Muharram tepatnya di Hari Asyura (10 Muharram). Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman :

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |