Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026

6 hours ago 10

loading...

Forum ini menjadi wadah untuk mendorong kolaborasi, berbagi wawasan, dan memperkuat kemitraan guna menjembatani kesenjangan talenta serta mempersiapkan SDM kompeten dan relevan dengan kebutuhan industri masa depan. Foto/Dok

JAKARTA - Endress+Hauser, perusahaan global yang bergerak di bidang instrumentasi pengukuran, layanan, dan solusi untuk rekayasa proses industri , Kamis (11/6) menyelenggarakan acara Education Forum 2026 di The Westin Jakarta. Perusahaan yang telah hadir di Indonesia sejak tahun 80-an dan resmi mendirikan PT Endress+Hauser Indonesia pada tahun 2013, menghadirkan forum yang mempertemukan pemangku kepentingan dari sektor industri, pendidikan, dan mitra strategis untuk mendiskusikan pengembangan pendidikan vokasi ganda (dual vocational education) di Indonesia.

Forum ini menjadi wadah untuk mendorong kolaborasi, berbagi wawasan, dan memperkuat kemitraan guna menjembatani kesenjangan talenta serta mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan industri masa depan.

Acara dibuka dengan sambutan dari Dr. Henry Chia selaku Corporate Sales Director Endress+Hauser Group Services sekaligus President Director Endress+Hauser Indonesia. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara industri dan institusi pendidikan dalam menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Baca Juga: Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas di Labuan Bajo, Endress+Hauser Gandeng INGRAM

Menurutnya, keberhasilan teknologi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihannya, tetapi juga oleh kemampuan manusia dalam memanfaatkannya. “Hal terpenting bukanlah seberapa canggih teknologi yang kita hasilkan, melainkan bagaimana teknologi tersebut dapat dimanfaatkan oleh manusia sehingga memberikan manfaat nyata bagi pelanggan,” ujar Henry Chia.

Ia juga menyampaikan, bahwa dalam lima tahun terakhir, bisnis Endress+Hauser di Indonesia tumbuh hingga 40%, disertai peningkatan kesempatan kerja sebesar 4% dan kenaikan jumlah peserta program magang sebesar 10%.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |