IHSG Pagi Ini Tersungkur ke 6.975, Mayoritas Sektor Memerah

16 hours ago 14

loading...

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan perdana usai libur panjang Lebaran 2026. Foto/Dok

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) dibuka melemah pada perdagangan perdana usai libur panjang Lebaran 2026 . Pada awal sesi, IHSG turun ke level 6.975 atau terkoreksi sekitar 1,72% dibandingkan penutupan sebelumnya di 7.097.

Sejak pembukaan, indeks langsung berada di zona merah dengan pergerakan cenderung menurun. IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 7.024, namun tekanan jual yang cukup kuat menyeret indeks ke level terendah di 6.972 pada awal sesi perdagangan.

Pelemahan IHSG terjadi seiring dominasi saham yang bergerak turun. Tercatat sebanyak 433 saham melemah, jauh lebih banyak dibandingkan 144 saham yang menguat, sementara 381 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat cukup besar mencapai Rp1,33 triliun dengan volume perdagangan sekitar 1,44 miliar saham.

Baca Juga: Nilai Transaksi Melonjak Rp23,3 Triliun, IHSG Sepekan Pasca Libur Lebaran 2026 Naik Tipis

Seluruh sektor saham terpantau berada di zona merah pada pembukaan hari ini. Sektor barang baku memimpin pelemahan dengan penurunan sekitar 1,96%, diikuti sektor infrastruktur yang turun 1,83% dan sektor non-primer yang melemah 1,77%. Sementara itu sektor keuangan, properti, hingga teknologi juga kompak mengalami tekanan.

Di tengah pelemahan pasar secara keseluruhan, sejumlah saham masih mencatatkan penguatan signifikan dan masuk jajaran top gainers. Saham Indo Premier Investment Management (XISB) memimpin dengan kenaikan 24,78% ke level 715. Disusul Soho Global Health (SOHO) yang naik 19,70% dan Pinnacle Persada Investama (XPLQ) yang menguat 17,65%.

Baca Juga: Pergerakan IHSG Hari Ini Masih Dibayangi Tekanan, Berisiko Turun hingga 6.887

Sebaliknya, tekanan jual terlihat pada kelompok top losers. Saham Indo Premier Investment Management (XIML) terkoreksi paling dalam sebesar 14,63% ke level 175. Diikuti Ciptadana Asset Management (XCIS) yang turun 10,26% dan Fortune Mate Indonesia (FMII) yang melemah 9,42%.

(akr)

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |