Israel Menggila, Bom-bomnya di Kota Gaza Kini Seperti Gempa Bumi

5 hours ago 5

loading...

Warga menguburkan korban tewas akibat serangan Israel di Gaza. Foto/anadolu

GAZA - Meskipun warga telah hidup di bawah pemboman Israel yang terus-menerus selama hampir dua tahun, tidak ada yang dapat mempersiapkan penduduk Kota Gaza untuk serangan ganas beberapa pekan terakhir. Bom-bom Israel itu kini lebih dahsyat dan terasa seperti gempa bumi.

"Kali ini berbeda," kata banyak dari warga Gaza.

Sejak Israel mengumumkan rencananya untuk menduduki Kota Gaza, rumah bagi hampir satu juta warga sipil, militer telah mengintensifkan serangannya, termasuk serangan udara, penembakan artileri, dan ledakan yang disebabkan drone yang dikendalikan dari jarak jauh.

Serangan-serangan tersebut terkonsentrasi di pinggiran utara, selatan, dan tenggara kota, meratakan hampir setiap bangunan yang berdiri di jalurnya.

Siang dan malam, ledakan telah mengguncang kota, membuat penduduk ketakutan.

"Kami merasa jenis rudal yang digunakan kali ini lebih kuat dan ganas," ujar Reham Abu al-Beidh, yang tinggal di lingkungan Abu Iskandar di utara kota.

Dia menjelaskan, "Suara ledakan lebih mengerikan, dan daya rusaknya lebih besar."

Nasser Matar, seorang ayah tiga anak berusia 35 tahun, berbagi pengalaman serupa, mengatakan situasinya telah menjadi "jauh lebih berbahaya" dalam beberapa hari terakhir.

"Tentara menargetkan bangunan yang hanya berjarak 200 hingga 300 meter dari kami. Bahkan untuk melangkah keluar pintu depan pun menjadi terlalu berbahaya, karena quadcopter menembaki setiap gerakan yang mereka deteksi," jelas dia.

Matar, seorang warga di lingkungan al-Saftawi, juga di utara kota, dan istrinya terbangun karena terkejut oleh apa yang ia gambarkan sebagai "suara gerakan yang menakutkan".

"Kami pikir itu suara lembaran asbes yang dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain dengan derek atau tuk-tuk. Kami tidak bisa tidur karena ketakutan," papar dia.

Sekitar pukul 04.45, pasangan itu menyadari suara itu berasal dari robot militer Israel yang dikendalikan dari jarak jauh.

Robot-robot tersebut, yang membawa bahan peledak, telah banyak digunakan oleh pasukan Israel selama invasi yang sedang berlangsung di Gaza, seringkali menargetkan rumah-rumah warga sipil.

Penggunaan robot-robot ini di Kota Gaza telah menjadi hal yang hampir sehari-hari selama eskalasi terbaru.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |