Pikap Prindavan Lawan Jagoan Jepang: Mahinda Scorpio vs Toyota Hilux dan Mitsubishi Triton

13 hours ago 6

loading...

Menarik untuk mengetahui perbandingan antara Mahindra Scorpio dengan Toyota Hilux, serta Mitsubishi Triton. Foto: ist

JAKARTA - Mahindra masuk pasar pikap Indonesia dengan harga yang memukul pasar: Scorpio Pikup double-cabin dilepas Rp318 juta—nyaris setengah dari harga Hilux dan Triton varian setara.

Meski demikian, angka murah itu menyembunyikan celah kemampuan yang membuatnya rawan kalah di medan berat dan segmen fleet.
Langkah impor 105.000 unit mobil pikap dan truk dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara jadi sorotan publik karena nilai pengadaan yang mencapai Rp24,66 triliun.

Jadi sorotan karena dilakukan saat kapasitas produksi kendaraan niaga dalam negeri dinilai masih mencukupi. Nah, warganet pun bertanya-tanya, mengapa PT Agrinas lebih memilih pikap buatan Prindavan (India) dibandingkan pikap Jepang yang sudah terbukti. Di pasar, Mahindra Scorpio Pikup bertemu langsung dengan Toyota Hilux serta Mitsubishi Triton. Nah, berikut perbandingannya:

1.⁠ ⁠Harga

 Mahinda Scorpio vs Toyota Hilux dan Mitsubishi Triton

•⁠ ⁠Mahindra Scorpio Pikup: Single cabin Rp 278.000.000; double cabin Rp 318.000.000.

•⁠ ⁠Toyota Hilux (estimasi OTR Jakarta 2025): Double Cabin 2.4 E (4x4) M/T sekitar Rp 454.600.000 — hingga varian V A/T Rp 539.900.000.

•⁠ ⁠Mitsubishi Triton (estimasi OTR Jakarta 2025): rentang varian mulai dari Rp 302.000.000 (single cab terendah) sampai Rp 553.750.000 (varian tertinggi/ultimate). Varian double cabin 4x4 umum berkisar Rp451 juta–Rp519 juta tergantung trim.

Dengan selisih Rp 130 juta–Rp 240 juta terhadap rival double-cabin 4x4, Mahindra memberikan harga yang lebih terjangkau. Tapi, pertanyaannya apakah angka pembelian awal setara dengan total biaya kepemilikan (TCO) ketika digunakan nanti?

2.⁠ ⁠Perbandingan spesifikasi (mesin, torsi, kemampuan tarik dan beban)

Mahindra Scorpio Pikup (varian double-cab)
•⁠ ⁠Mesin: 2.179–2.200 cc turbo-diesel mHawk; tenaga 103 kW / 140 PS; torsi ~320 Nm. Kerangka dan gross weight menempatkannya di segmen ringan-berat.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |