Ribuan Siswa dan Ratusan Guru Naik Kelas lewat Program Kompetensi Alfamart

9 hours ago 13

loading...

Ribuan lulusan dan ratusan guru lulus Program Alfamart.

JAKARTA - Sebanyak 3.870 lulusan Alfamart dan Alfamidi Class terserap langsung menjadi karyawan Alfamart dan Alfamidi dalam satu tahun terakhir. Serapan tersebut menjadi salah satu bentuk keterhubungan pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia industri yang terus diperkuat melalui program Alfamart dan Alfamidi Class.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.431 lulusan bergabung dengan Alfamart dan 439 lulusan bergabung dengan Alfamidi. Di sisi lain, penguatan keterhubungan antara pendidikan dan industri juga dilakukan melalui peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan (Tendik). Sebanyak 794 guru vokasi dari 229 sekolah Alfamart dan Alfamidi Class dinyatakan lulus dalam program penguatan link and match dunia pendidikan dan industri ritel nasional.

Program yang digagas Alfamart bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tersebut berlangsung selama Mei-Agustus 2026. Program ini bertujuan memperkuat kompetensi guru vokasi agar semakin sesuai dengan kebutuhan dunia industri, khususnya sektor ritel.

Rangkaian program secara resmi ditutup oleh Wakil Menteri (Wamen) Pendidikan Dasar dan Menengah Dr Fajar Riza bersama Human Capital Director Alfamart dan Alfamidi Tri Wasono Sunu di Kantor Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata (Bispar), Depok, Jawa Barat, Kamis (20/8/2026).

Kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat keterhubungan antara pendidikan vokasi dan dunia industri. Melalui kurikulum berbasis industri, para guru mendapatkan pembekalan teori sekaligus pengalaman praktik mengenai proses bisnis dan dinamika kerja di industri ritel melalui pemagangan di Alfamart dan Alfamidi.

Program ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Alfamart dan Kemendikdasmen pada Mei 2026. Saat ini, program Alfamart dan Alfamidi Class telah mencakup 229 business center yang tersebar di 29 provinsi.

Dalam kesempatan tersebut, Wamen Dikdasmen Dr Fajar Riza mengapresiasi kontribusi Alfamart dan Alfamidi dalam pengembangan pendidikan vokasi. Menurut dia, kolaborasi dunia usaha dan pemerintah tidak hanya penting untuk meningkatkan kompetensi siswa, tetapi juga memperkuat kapasitas Tendik.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |