Sudah Cari Pasokan Minyak Mentah, Bahlil Sibuk Lobi Hampir ke Semua Negara

6 hours ago 4

loading...

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengakui tantangan dalam pengadaan bahan bakar minyak (BBM) dari pasar global masih terjadi di tengah ketidakpastian geopolitik. Foto/Dok

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengakui tantangan dalam pengadaan bahan bakar minyak (BBM) dari pasar global masih terjadi di tengah ketidakpastian geopolitik. Meski demikian, masyarakat diminta tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying yang berpotensi mengganggu distribusi energi nasional.

Ia mengatakan, pemerintah terus berupaya mengamankan pasokan BBM dengan mencari sumber impor alternatif dari berbagai negara serta mengoptimalkan produksi dalam negeri. Sebab selat hormuz yang menjadi nadi energi global tengah terhambat.

"Presiden semalam memerintahkan kepada saya dan tim untuk segera mencari pasokan-pasokan minyak kita dari hampir semua negara. Kemudian mengoptimalkan semua energi yang ada pada kita," kata Bahlil dalam kunjungannya di Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2026).

Baca Juga: Daftar Ketersediaan Cadangan Energi RI di Tengah Perang AS-Iran, dari Stok Gas Elpiji hingga BBM

Ia menjelaskan, salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mengalihkan sebagian sumber pasokan minyak mentah yang sebelumnya bergantung pada kawasan tertentu, termasuk dari Selat Hormuz, ke negara lain guna mengurangi risiko gangguan suplai.

Di sisi lain, pemerintah memastikan kondisi stok BBM nasional masih dalam batas aman, dengan cadangan operasional yang terus diperbarui melalui skema pasokan masuk dan keluar. Distribusi di lapangan pun disebut relatif lancar tanpa antrean signifikan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Namun Bahlil mengingatkan, bahwa stabilitas pasokan sangat bergantung pada perilaku konsumsi masyarakat. Ia secara tegas meminta agar masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan di luar kebutuhan harian.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |