Portugal Mentok, Ronaldo Dicap Egois!

11 hours ago 14

loading...

Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan usai gagal membawa Portugal meraih kemenangan pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026.

HOUSTON - Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan usai gagal membawa Portugal meraih kemenangan pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026. Selecao das Quinas hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan RD Kongo di Houston, sementara sang kapten tampil minim pengaruh sepanjang pertandingan.

Portugal sebenarnya memulai laga dengan sempurna setelah Joao Neves mencetak gol cepat pada menit keenam. Namun dominasi penguasaan bola tidak cukup untuk mengamankan kemenangan. RD Kongo berhasil menyamakan kedudukan lewat Yoane Wissa tepat sebelum turun minum dan mempertahankan skor hingga peluit akhir berbunyi.

Baca Juga: 7 Fakta Menarik Portugal Gagal Menang atas RD Kongo di Piala Dunia 2026

Penampilan Ronaldo kemudian mendapat sorotan tajam dari legenda Prancis, Thierry Henry. Dalam analisisnya di FOX Sports, Henry menilai penyerang berusia 41 tahun itu terlalu fokus mencari gol untuk dirinya sendiri dibanding membantu tim menciptakan peluang yang lebih baik.

Menurut Henry, ada beberapa momen ketika Ronaldo justru bergerak ke area yang sama dengan rekan setimnya sehingga memudahkan pertahanan lawan. Ia menegaskan bahwa tujuan utama sebuah tim adalah mencetak gol bersama, bukan memastikan satu pemain tertentu masuk papan skor. Henry juga menyoroti ekspresi frustrasi Bruno Fernandes dalam salah satu situasi ketika Ronaldo memilih melepaskan tembakan sendiri.

Statistik pertandingan memperkuat kritik tersebut. Ronaldo hanya mencatat tiga tembakan dan 25 sentuhan bola sepanjang 90 menit. Jumlah itu menjadi yang paling sedikit dalam pertandingan turnamen besar bersama Portugal ketika ia bermain penuh selama satu laga. Di usia 41 tahun, penurunan mobilitas dan keterlibatan permainan mulai terlihat jelas.

Komentar Henry langsung memicu perdebatan di media sosial. Sebagian pendukung setuju Portugal membutuhkan penyerang yang lebih aktif menekan lawan dan membuka ruang bagi rekan setim. Namun tidak sedikit yang tetap membela Ronaldo, mengingat statusnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola internasional.

Kini pelatih Roberto Martinez menghadapi keputusan penting menjelang dua laga grup berikutnya. Sejumlah pengamat mulai mendorong Portugal memberi kesempatan kepada Gonçalo Ramos sebagai starter. Meski demikian, mencadangkan Ronaldo tetap menjadi langkah berani mengingat pengalaman dan pengaruh besar yang masih dimilikinya di ruang ganti Portugal.

(sto)

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |