Sejumlah Negara Pindahkan Emas dari AS, Benarkah Dunia Mulai Tak Percaya Amerika?

6 hours ago 7

loading...

Sejumlah negara Eropa telah memindahkan sebagian cadangan emas mereka dari AS. Salah satunya Belanda yang beralasan masalah ketidastabilan geopolitik. Foto/Federal Reserve Bank of New York

WASHINGTON - Belanda menjadi negara terbaru yang memindahkan sebagian cadangan emasnya dari Amerika Serikat (AS) dalam beberapa tahun terakhir. Bank Sentral Belanda (De Nederlandsche Bank/DNB) pada Rabu mengumumkan bahwa mereka memindahkan 86 ton cadangan emas yang sebelumnya disimpan di New York dan Kanada ke London, dengan alasan “meningkatnya ketidakstabilan geopolitik”.

“Distribusi cadangan yang lebih seimbang antara Amerika Utara, Inggris, dan Belanda membantu menyebarkan risiko serta membuat cadangan tersebut lebih mudah tersedia untuk digunakan dalam situasi krisis,” kata DNB dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: 3 Negara Eropa Pindahkan Emas dari AS, Ada yang Tarik 300 Ton

Menurut bank sentral Belanda, emas yang disimpan di Bank of England di London harus memenuhi standar perdagangan internasional modern dan dianggap sebagai emas yang paling mudah diperdagangkan di dunia. Karena itu, emas tersebut akan menjadi yang paling mudah digunakan DNB dalam situasi krisis.

“London merupakan pusat penyimpanan dan perdagangan emas yang tak tertandingi, dengan pasar emas batangan yang paling dalam dan paling likuid di dunia. Pernyataan DNB memperjelas hal tersebut dengan menekankan bahwa pemindahan ini bertujuan meningkatkan ‘likuiditas dan kemudahan untuk diperdagangkan’,” kata Adrian Ash, direktur riset BullionVault, platform daring perdagangan emas, perak, platinum, dan paladium fisik untuk investor individu, kepada Newsweek.

Sebelum pemindahan tersebut, DNB menyimpan 31,3 persen cadangan emasnya di New York dan 19,7 persen di Ottawa, Kanada. Kini, masing-masing lokasi tersebut menyimpan 18,5 persen cadangan emas Belanda. Sementara itu, porsi emas yang disimpan di London meningkat dari 18,1 persen menjadi 32,1 persen.

Sebanyak 30,8 persen cadangan emas DNB lainnya disimpan di Belanda.

Negara-negara Eropa Memindahkan Emas dari AS

Belanda menjadi negara Eropa kedua tahun ini yang memindahkan cadangan emasnya dari Amerika Serikat, setelah Prancis melakukan langkah serupa pada Januari.

Banque de France, bank sentral Prancis, menjual 129 ton emas yang sebelumnya disimpan di Federal Reserve Bank of New York antara Juli 2025 dan Januari 2026. Jumlah tersebut setara sekitar 5 persen dari total cadangan emas Prancis.

Dengan hasil penjualan tersebut, bank sentral Prancis membeli emas baru dalam jumlah setara di Eropa yang memenuhi persyaratan atau standar yang berlaku. Emas tersebut kini disimpan di Paris bersama cadangan emas Prancis lainnya, yang totalnya mencapai sekitar 2.437 ton.

Fenomena pemindahan atau pemulangan cadangan emas sebenarnya bukan hal baru.

Pada musim panas 2017, di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump periode pertama, Bundesbank (bank sentral Jerman) menyelesaikan pemindahan 300 ton emas dari Federal Reserve Bank of New York ke Frankfurt.

Langkah tersebut merupakan bagian dari rencana bank sentral Jerman untuk menyimpan mayoritas cadangan emas negara itu di dalam negeri, di fasilitas penyimpanan di Frankfurt.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |