loading...
Singapore Airlines batalkan sejumlah penerbangan antara Singapura dan Jakarta menyusul aktivitas vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Indonesia. Foto/Singapore Airlines
SINGAPURA - Singapore Airlines (SIA) pada hari ini (6/9/2026) membatalkan sejumlah penerbangan antara Singapura dan Jakarta menyusul aktivitas vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Indonesia. Demikian disampaikan maskapai tersebut dalam sebuah pemberitahuan yang diunggah di platform X.
Pihak maskapai menyatakan bahwa pembatalan ini berdampak pada penerbangan yang dijadwalkan sepanjang tanggal 6 September 2026, mencakup layanan keberangkatan dari Singapura maupun penerbangan kembali dari Jakarta.
Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Terus Meletus, BMKG: Ada Kembang Api Lava, Lapili hingga Bom Vulkanik
Layanan yang terdampak antara lain SQ950, SQ952, SQ956, SQ958, SQ960, SQ962, SQ964, dan SQ966 dari Singapura, serta SQ953, SQ955, SQ957, SQ959, SQ961, SQ963, SQ965, dan SQ967 dari Jakarta. Dua penerbangan tambahan, yaitu SQ968D dan SQ951D, juga dibatalkan.
SIA memperingatkan bahwa situasi saat ini masih dapat berubah sewaktu-waktu dan penerbangan lain antara kedua kota tersebut mungkin akan terganggu, tergantung pada kondisi sebaran abu vulkanik.
Pihak maskapai menyarankan penumpang untuk memeriksa halaman Status Penerbangan guna mendapatkan informasi terkini secara real-time serta memastikan data kontak mereka telah diperbarui melalui portal Manage Booking agar dapat menerima notifikasi.
Pelanggan yang memesan tiket langsung melalui SIA dapat mengajukan penjadwalan ulang (rebooking) atau pengembalian dana (refund) melalui Formulir Permintaan Bantuan (Assistance Request Form) maskapai, sementara pelanggan yang membeli tiket melalui agen perjalanan atau maskapai mitra disarankan untuk menghubungi pihak penyedia layanan masing-masing. "SIA memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para penumpang," katanya.
Sekadar diketahui, sejumlah bandara di Indonesia ditutup sementara hari ini seiring terus menyebarnya abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau, yang semakin mengganggu operasional penerbangan. Hingga saat ini, ada lima bandara yang terdampak.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Indonesia, Lukman F Laisa, mengatakan penutupan lima bandara ini mencakup Banda Internasional Soekarno-Hatta di Banten, Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, Bandara Raden Inten II di Lampung, Bandara Budiarto di Curug, dan Lapangan Terbang Pondok Cabe.

















































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/6459426/original/077990600_1779322681-Apple_Sports_01.jpg)