Pacu Daya Saing Industri Asuransi, AAMAI Dorong Adopsi AI dan Kolaborasi Lintas Sektor

5 hours ago 9

loading...

Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI) menyelenggarakan Indonesia Professional Insurance Forum (The Forum) 2026 di Yogyakarta. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI) menyelenggarakan Indonesia Professional Insurance Forum (The Forum) 2026 di Yogyakarta pada 5–7 Agustus 2026. Forum tahunan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-34 AAMAI ini bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor serta mendorong pembentukan ekosistem perasuransian yang adaptif terhadap transformasi digital.

"Asuransi lahir dari kesadaran bahwa kehidupan selalu berdampingan dengan ketidakpastian. Karena itu, asuransi bukan hanya perkara polis, premi, dan klaim, melainkan ikhtiar kolektif untuk saling menopang ketika risiko datang," kata Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2026).

Baca Juga: AAMAI Gelar Wisuda Profesi ke-32, MNC Life Turut Tegaskan Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan terhadap Regulasi OJK

Sri Sultan menggarisbawahi pentingnya mempertahankan esensi asuransi sebagai instrumen perlindungan berbasis kebersamaan di tengah pesatnya modernisasi teknologi. Menurutnya, perkembangan digital harus dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan perlindungan dan meningkatkan kebermanfaatan layanan bagi masyarakat luas.

Perkembangan teknologi seperti artificial intelligence (AI), big data analytics, hingga integrasi sistem berbasis Application Programming Interface (API) kini menjadi pendorong utama transformasi bisnis perasuransian. Pemanfaatan inovasi tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menghadirkan layanan yang lebih personal sesuai kebutuhan nasabah.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menegaskan bahwa penerapan AI merupakan keniscayaan bagi masa depan industri keuangan. Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa teknologi mutakhir tetap berfungsi sebagai alat bantu, sedangkan keputusan strategis tetap berada di tangan profesional yang kompeten.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |