MNC Sekuritas Dorong Semangat Investasi Mahasiswa Universitas Sahid lewat Seminar SMARTVEST 2026

13 hours ago 12

loading...

MNC Sekuritas berkolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sahid (BEM FEB Usahid) serta Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam menggelar seminar edukasi SMARTVEST 2026. Foto/Dok

JAKARTA - PT MNC Sekuritas berkolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sahid (BEM FEB Usahid) serta Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam menggelar seminar edukasi SMARTVEST 2026 “Smart Investing for Smart Generation: Membangun Kesadaran Finansial di Tengah Tantangan Ekonomi" pada Rabu (5/8/2026).

Seminar ini menghadirkan Head of Education & Community Partnership MNC Sekuritas Andri Muharizal Putra dan Yusuf Adi Pradana dari Divisi Pengembangan Pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai pembicara. Selain itu, Kepala Unit Pengelolaan Wilayah III Divisi Pengembangan dan Sosialisasi Ritel BEI Kemas M. Rumaiyar dan Head of Retail Distribution & Business Development MNC Sekuritas Luqman El Hakiem turut menghadiri acara tersebut.

Rektor Universitas Sahid, Giyatmi mengatakan, bahwa kegiatan SMARTVEST 2026 dan soft launching Galeri Investasi Universitas Sahid merupakan langkah strategis untuk membangun generasi muda yang cerdas dan bertanggung jawab secara finansial. Mahasiswa perlu memahami bahwa investasi bukan sekadar mengejar keuntungan, melainkan membutuhkan pengetahuan, kehati-hatian, integritas, dan kemampuan mengelola risiko.

Baca Juga: Market Membaik, MNC Sekuritas Ajak Investor Raih Peluang Pasar Lewat IG Live Sore Ini!

“Kami berharap nantinya Galeri Investasi BEI Universitas Sahid tidak hanya menjadi tempat belajar transaksi pasar modal, tetapi juga berkembang sebagai laboratorium pembelajaran, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi Universitas Sahid dengan Bursa Efek Indonesia dan MNC Sekuritas, mahasiswa diharapkan mampu mengenali instrumen investasi yang legal, mengambil keputusan secara rasional, serta terhindar dari investasi ilegal,” ujar Giyatmi.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |